Sabtu, 27 November 2010

Aku adalah.....

Ehmm…
Aku Desi Vebri Rukmana..
Bukan lagi anak TK yang selalu menangis saat diolok-olok..
Bukan lagi anak SD yang selalu mudah jatuh cinta,
Mudah suka dan mudah sayang-menyayangi..
Padahal dibalik itu kita belum tau arti dan makna semua itu..
Aku bukan pula cewek yang mudah disakiti dan disakiti..
Aku bukanlah cewek yang pendiam dan selalu diam saat disakiti..
Aku juga bukan seorang cewek yang PENGECUT
Dan CEWEK YANG GAK PUNYA TANGGUNG JAWAB..
Aku bukan pula cewek yang lemah tanpa cowok..
Aku bukan pula kertas yang dengan mudahnya
Dilempar ketempat sampah kalo udah gak digunakan..
Aku adalah cewek yang bukan dengan mudahnya DISAKITI..
Dan DIBUANG kalau uda gak diBUTUHKAN !
Aku bukan pula cewek yang cengeng..
Cengeng karena menangisi seorang COWOK..
Dan sekarang aku adalah pujangga yang bukan pujangga..
Aku adalah cewek yang butuh dihargai walau namaku tidak dikenang dimana-mana..
Cewek juga butuh derajatnya dinaikkan ..
Menjadi kunci pembuka gerbang kasih dan sayang..
Seperti kata WS.Rendra..
“Jadikan perempuan sebagai mahkota gajah tanpa belalai..yang selalu menerima segala sesuatu dengan mata yang jernih dan cerah.Tanpa adanya kekeruhan raga dan luka.”
Seperti pula kata Chairil Anwar..
“Jadikanlah perempuan sebagai ikat pinggang,yang selalu mendekatkan kita pada keamanan.Tak malu siapa saja yang menggunakannya.Karena baginya,segala sesuatau yang terbaik untuk orang lain..maka itu juga yang terbaik untuknya.”
Seperti pula kata Yahzin Rutz..
“Saya adalah sebuah kantong plastic berisi emas,perak dan berlian.Maka jangan sia-siakan saya.”

Rabu, 24 November 2010

Motor matic itu :)

Dengan gas pas.pas.an
Dia mulai melangkah
Dengan sedikit takut memboncengku
Aku sempat terdiam malu karenamu :)
Selanjutnya...
Aku bertanya sambil sedikit mendekat..
"Hehe..gak kefikir impian kita terwujud :D" *ahahahahay
hehe..
dia membalas senyumku dengan sedikit malu.
He?? sangat tampan dengan nada menjawab yang halus
dan suara khasnya :D
"Hehe..iya cinderellaku :D"
sambil basa basi..*halah halah
hatiku melayang
saat dekat dengan pemakaman langit
hujan menerpa perjalanan kami
saat itu..
dia memakai jaket tebal
jaket yang dibuat neneknya 1 bulan yang lalu
Huh ><
Saat itu memang aku tidak memakai jaket..
fiuh..
tiba-tiba dia berhenti pelan dan berkata
"Pakai jaketku..gak papa,aku ae yang kehujanan."
dengan nada khawatir,dia mulai melepas jaketnya.
sempat kaget pula aku,sebenarnya aku sudah banyak menolak
tapi tolakanku yang terakhir dijawab dengan nada yang sangat pelan dan khawatir
"Sudahlah..gak papa aku kehujanan..yang penting kamu ndak kehujanan.Kalau
kamu sakit,entar aku yang gak rela lo.Aku gak pengen kamu sakit.
Ayo pake jaketku!!"
tanpa menolak akupun memakai jaketnya,aku takut dia sedih.
Saat meneruskan perjalanan,lampu merah menyala..
ckittttttttttttttttt...
bunyi rem motornya..
hhe
aku melihat dia basah kuyub karena kehujanan
dan akhirnya aku mengelap air hujan ditangannya
Dan dia berkata dielingi pula senyuman manisnya.
"hemm..terima kasih mbak dhey sayang." (halah halah)

Sungguh motor maticnya menjadi saksi dimana langit dan bintang bernafas bersama.
Apa kita bisa kembali ?
Seperinya SKY BURIAK !! huhh T_T